Kepada para calon Mapres-ITP, dengan ini diberitahukan bahwa batas akhir pengumpulan dokumen Mapres diperpanjang satu minggu (hingga tanggal 18 Februari 2011). Semoga dengan pengunduran ini, karya tulis/paper yang dipersiapkan menjadi lebih baik dan form isian serta dokumen yang diperlukan menjadi lebih lengkap.
**********************************************************************************
Jadwal Baru Seleksi Mapres ITP
18 Februari 2011 : Batas pengumpulan dokumen Mapres dan Karya tulis mapres.
18 – 21 Februari: Desk evaluation
22 Februari 2011: Pengumuman Calon Mapres ITP terpilih
23-25 Februari: Oral presentation dan interview Mapres.
28 Februari 2011: Pengumuman pemenang Mapres ITP 2011.
1 Maret 2011 dst: Pendampingan Mapres ITP pada seleksi tingkat Fakultas, IPB dan Nasional.
************************************************************************************
Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa ITP angkatan F43, F44, F45 dan F46 bahwa Departemen ITP akan melakukan pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAPRES) – Tahun 2011 dengan ketentuan sebagai berikut:
- Seluruh Mahasiswa ITP berhak mencalonkan diri, dengan syarat IPK rata-rata Minimal 3,15.
- Calon MAPRES harus mengisi Daftar Riwayat Hidup dengan format yang telah disediakan. File Isian Daftar Kegiatan Ko- dan Ekstrakurikuler dan Buku pedoman umum pemilihan MAPRES ini dapat didownload disini: Download Daftar Isian Ko- dan Ekstrakurikuler MAPRES; Download Pedoman MAWAPRES 2010.
- Calon MAPRES harus membuat Karya Tulis/paper dengan mengacu pada tema ”Peningkatan Daya Saing Bangsa berbasis Keunggulan Lokal”. Berikut ini beberapa alternatif topik yang dapat dipilih sebagai acuan penulisan berdasarkan bidangnya;
1) Alternatif Topik Bidang IPA
a) Pendayagunaan potensi berbagai sumberdaya alam (air, udara, darat, biologis),
b) Pendayagunaan teknologi untuk pemanfaatan berbagai sumberdaya,
c) Pengembangan sumber energi terbarukan.
2) Alternatif Topik Bidang IPS
a) Pengembangan kesadaran dan sistem hukum (nasional),
b) Pengembangan Tripartit (tiga serangkai) Pemerintah, BUMN dan Swasta,
c) Pengembangan menuju masyarakat madani (civil society),
d) Pelestarian nilai-nilai sosial budaya,
e) Peranan komunikasi massa dalam perubahan sosial budaya,
f) Pengembangan pariwisata dan dampak sosialnya,
g) Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,
h) Penanggulangan kekerasan dalam rumah tangga,
i) Kesadaran akan bahaya pornografi/pornoaksi,
j) Peningkatan ekonomi rakyat, atau
k) Pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah.
3) Alternatif Topik Bidang Ilmu Pendidikan
a) Pengembangan kualitas sumberdaya manusia,
b) Pengembangan pendidikan guru/dosen,
c) Pengembangan pendidikan luar sekolah dan belajar berkelanjutan,
d) Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP),
e) Pengembangan pendidikan luar biasa,
f) Pengembangan metoda dan evaluasi pembelajaran menggunakan pendekatan SCL (student centered learning),
g) Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan,
h) Pendidikan layanan khusus (pendidikan bagi masyarakat di daerah terpencil atau yang terkena bencana),
i) Pengembangan pendidikan dengan metoda home schooling,
j) Pengembangan pendidikan anak usia dini, atau
k) Pengembangan pendidikan tinggi
- SETIAP CALON MAPRES HARUS MEMILIKI DOSEN PEMBIMBING DALAM PEMBUATAN KARYA TULISNYA.
- PENGUMPULAN Daftar Riwayat Hidup + DOKUMEN PENDUKUNG + PAPER (draft), paling lambat Jumat, 11 Februari 2011.
- Paper dan dokumen pendukung masih dapat terus diperbaiki/diup-date hingga saat seleksi tingkat departemen dilakukan. Presentasi paper/karya tulis direncanakan tanggal 16 Februari 2011.
- Pengumuman CAMAPRES ITP yang lolos seleksi tahap I diumumkan tgl 26 Februari 2011.
***Info lebih lanjut, hubungi Pak Nugraha di 0813 86 035 135 atau nugrahaedhi@yahoo.com***
In Memorial:
- MAPRES ITP 2008: M. T. Assyaukani dan Ayupri Diptasari
- MAPRES ITP 2009: Galih Nugroho dan Ayupri Diptasari
- MAPRES ITP 2010: Tito Tegar dan Palestina Santana
Sebenarnya ini merupakan informasi yang sudah lama. Tetapi rasanya masih cukup relevan juga untuk dingatkan bahwanya pemerintah RI melalui BPOM telah mengeluarkan aturan tentang penggunaan bahan kemasan pangan dengan nomor HK 00.05.55.6497. Dengan dikeluarkannya aturan ini, maka pihak industri pangan harus berhati-hati dalam memilih dan menggunakan bahan kemasannya. Seyogyanya, praktisi industri pangan meminta spesifikasi bahan dan certificate of analysis (COA) bahan additif yang dipakai dalam bahan kemasannya. Peraturan BPOM tentang Bahan Kemasan Pangan ini sudah diberlakukan mulai tahun 2008 dapat di download disini.
Sebenarnya tidak ada yang bisa dikatakan yang mana lebih penting, dua-duanya penting ditinjau dari kepentingannya masing-masing. Tetapi untuk menilai kinerja sebuah perguruan tinggi dalam aspek penelitian dan produktifitas publikasi artikel ilmiahnya, tentunya Bibliometrics lebih relevan dan penting. Begitu juga dari aspek penilaiannya, saya kira bibliometrics lebih mudah dimengerti dan sangat jelas kriterianya. Saat ini Bibliometrics yang paling berpengaruh dan banyak digunakan adalah SCOPUS.com (Elsevier) dan Thompson Scientific. M. Thelwall (2007) dalam artikelnya yang berjudul “Bibliometric to Webometric” mengupas secara gamblang kelebihan dan kekurangan kedua sistem pemeringkatan universitas ini. Untuk yang ingin membacanya, silahkan download full article: Bibliometrics to Webometrics, Journal of Information Science, 34 (4) 2007, pp. 1–18).
Berikut ini disajikan 20 besar Perguruan Tinggi yang ternyata berbeda jauh peringkatnya berdasar SCOPUS (Bibliometric) dengan Webometric, yang tentu saja aksesnya disamakan pada tanggal 28-29 Juli 2010.
Silahkan cermati tabelnya dan temukan banyak sekali perbedaannya. Universitas Gunadarma yang menempati peringkat 4 di Indonesia berdasarkan Webometrics malahan tidak masuk dalam list scopus, artinya tidak ada satupun artikel ilmiah yang dipublikasikan oleh universitas ini dan terecord di Scopus. Begitu juga dengan Universitas Kristen Petra yang berada di peringkat 5 berdasarkan Webometrics, ternyata menduduki peringkat 18 kalau dinilai dari out put artikel ilmiahnya.
Tabel. Peringkat 20 besar perguruan tinggi di Indonesia berdasarkan Scopus (Bibliometric) disandingkan dgn Webometrics. (Data lengkap bisa didownload disini).
| Peringkat Bibliometric (Scopus) | Nama Perguruan Tinggi | Jumlah Publikasi Artikel | TOTAL
Publikasi Artikel |
Jumlah Pengarang | TOTAL
Pengarang |
Peringkat
Webometric |
| 1 | University of Indonesia | 1 334 | 1772 | 1154 | 1649 | 3 |
| University of Indonesia Faculty of Medecine | 337 | 368 | ||||
| University of Indonesia – Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital | 101 | 127 | ||||
| 2 | Bandung Institute of Technology | 1 476 | 1476 | 1 147 | 1147 | 1 |
| 3 | Gadjah Mada University | 890 | 890 | 731 | 731 | 2 |
| 4 | Bogor Agricultural University | 600 | 654 | 387 | 432 | 6 |
| Institut Pertanian Bogor | 54 | 45 | ||||
| 5 | Airlangga University | 300 | 323 | 289 | 308 | 8 |
| Airlangga University School of Medicine | 23 | 19 | ||||
| 6 | Diponegoro University | 278 | 278 | 185 | 185 | 9 |
| 7 | Hasanuddin University | 260 | 260 | 155 | 155 | 27 |
| 8 | Padjadjaran University | 247 | 247 | 221 | 221 | 13 |
| 9 | Sepuluh Nopember Institute of Technology | 235 | 235 | 170 | 170 | 7 |
| 10 | Udayana University | 196 | 196 | 171 | 171 | 24 |
| 11 | Brawijaya University | 162 | 162 | 89 | 89 | 14 |
| 12 | Andalas University | 143 | 143 | 87 | 87 | 28 |
| 13 | Syiah Kuala University | 115 | 115 | 43 | 43 | 95 |
| 14 | University of Lampung | 103 | 103 | 63 | 63 | 21 |
| 15 | Sam Ratulangi University | 103 | 103 | 55 | 55 | 58 |
| 16 | University of North Sumatra | 87 | 97 | 59 | 66 | 19 |
| University of North Sumatra Medical School | 10 | 7 | ||||
| 17 | Trisakti University | 81 | 81 | 49 | 49 | 37 |
| 18 | Petra Christian University | 64 | 64 | 38 | 38 | 5 |
| 19 | Atma Jaya Catholic University | 53 | 53 | 29 | 29 | 35/36 |
| 20 | University of Jember | 49 | 49 | 31 | 31 | 40 |
(Ditabulasi dari scopus.com dan webometrics.info yang diakses pada waktu yang bersamaan, 28-29 Juli 2010)